RESENSI NOVEL SAMUEL
NAMA : NURSYIFA
KELAS : XI MIPA 6
ABSEN : 29
TUGAS : MERESENSI SEBUAH NOVEL
RESENSI NOVEL SAMUEL
A. PENGERTIAN, FUNGSI, DAN TUJUAN RESENSI
1. Pengertian Resensi
Resensi adalah sebuah kegiatan atau aktivitas menilai, membahas, mengkritik atau juga mengungkapkan kembali isi yang terdapat di dalam sebuah karya dengan cara memaparkan data-data, sinopsis, dan juga kritikan terhadap karya tersebut. Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan juga informasi yang diperoleh dari buku atau karya serta disampaikan kepada masyarakat, biasanya dengan melalui media massa, seperti surat kabar ataupun majalah.
2. Fungsi Resensi
a. Fungsi informatif, yakni menginformasikan keberadaan buku atau film tertentu sehingga pembaca merasa tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut.
b. Fungsi komersial, yakni mempromosikan produk baru untuk kepentingan komersial.
c. Fungsi akademik, yakni interaksi antara penulis atau pengarang buku, penerjemah, editor, dan peresensi dalam membentuk wacana keilmuan mengenai topik tertentu.
3. Tujuan Resensi
Tujuan resensi buku yang pertama, peresensi secara tidak langsung akan memberikan informasi dan edukasi kepada calon pembaca secara komprehensif. Tujuan resensi buku yang kedua, peresensi dituntut untuk bisa mengajak pembaca untuk berfikir dan juga ikut merenung. Tujuan resensi buku ketiga yang tidak kalah diperhatikan, isi resensi buku harus benar-benar memberikan pertimbangan kepada pembaca. Jadi buat penulis resensi, dalam jumlah kata yang terbatas, harus bisa mengajak pembaca untuk berfikir kritis, minimal sukses mengajak mereka berfikir tentang alur resensi yang sudah dibuat.
B. RESENSI NOVEL
I. Judul Resensi
SAMUEL
II. Identitas Buku
Penulis : Ita Kurniawati
Penerbit : Akad
Kota Terbit : Depok
Tahun Terbit : 2021
Jumlah Halaman : 260
Harga : Rp 99.000
III. Pendahuluan
Novel Samuel merupakan karya dari seorang penulis bernama Ita Kurniawati atau yang sering ditulis ItaKrn, siswi MAN 1 Pati, Jawa Tengah. Novel Samuel merupakan novel dengan genre fiksi yang mengisahkan tentang seorang lelaki bernama Samuel Erlangga yang diberi tanggung jawab untuk menjaga gadis bernama Azura.
Novel dengan jumlah 260 halaman ini akan menceritakan tentang perjalanan cinta Samuel dan Azura. Bukan hanya kisah cinta biasa yang romantis, cerita Samuel dan Azura memiliki unsur seram, yang mana terdapat kisah pembunuhan di dalamnya. Samuel atau Baby El – panggilan kesayangan dari Azura harus melindungi Azura atau yang dipanggil Rapunzel dari ancaman para musuh ayahnya.
Samuel adalah ketua geng motor di SMA Taruna Bakti, kepribadiannya tegas, keras, dan kejam. Tapi, ternyata sifat itu hanya lah sifat palsu yang ditunjukkan Samuel di depan orang lain. Pada kehidupan aslinya atau di rumahnya, Samuel seperti anak kecil yang sangat manja kepada bundanya, dan ia masih suka minum susu buatan bundanya di botol Spiderman.
Sedangkan Azura, sedari ia berumur 7 tahun, ia tidak diizinkan untuk pergi ke luar rumah melihat dunia luar oleh kedua orang tuanya. Bahkan, tidak diizinkan juga untuk sekolah di sekolah umum, jadi ia bersekolah di rumah atau home schooling. Hal ini menjadikan Azura sebagai gadis remaja yang sangat polos dan manja, seperti seorang anak kecil.
Kepribadian Samuel dan Azura sangat bertolak belakang. Dikisahkan selalu ada percekcokan dan ketidakcocokan di antara mereka. Meski begitu, mereka tetap bersama-sana. Sebab, Samuel harus menaati amanah dari ayah Azura untuk selalu menjaganya.
Novel Samuel ini pada awalnya diterbitkan secara digital di Wattpad, dan berhasil menjadi salah satu novel paling populer. Novel Samuel meraih kesuksesan dengan penjualan pre-order tercepat dan terbaik, yakni mencapai dua puluh ribu eksemplar dalam waktu dua jam.
Novel Samuel menjadi novel best-seller yang saat ini sudah dibaca oleh 10 juta 300 orang di aplikasi Wattpad. Kesuksesan Novel Samuel ini juga membuat salah satu rumah produksi milik Manoj, yakni MD Entertainment meliriknya dan tertarik untuk menjadikan cerita ini dalam bentuk serial televisi digital.
Nama lengkapnya Samuel Erlangga. Sering dipanggil Samuel atau Baby El, panggilan kesayangan dari Azura. Dirinya dikenal sebagai sosok yang tampan, tapi mempunyai pribadi yang tegas, kejam, dan tidak sensitif perasaannya.
Namun, sifat itu berbanding terbalik dengan sifat aslinya. Samuel di kehidupan aslinya, di rumah adalah seorang anak yang manja, terutama jika sudah bertemu dengan susu dan botol Spiderman buatan sang ibunda.
Samuel selalu menyembunyikan keaslian kehidupannya dibalik topeng yang tebal. Hidup Samuel nampak sempurna bagi sebagian orang, tapi itu ternyata hanya lah ilusi. Begitu banyak ketidaksempurnaan yang dimiliki Samuel di kehidupan aslinya.
Samuel memiliki trauma yang menghantuinya sejak dua tahun yang lalu. Wanita yang ia cintai, meninggal karena kesalahan Samuel. Rasa bersalah selalu mengikutinya. Sejak kejadian itu, Samuel juga menutup diri untuk tidak memiliki hubungan romantis dengan wanita lain.
Samuel menjalani hidupnya dengan tenang, walaupun dengan dibayangi oleh trauma masa lalunya. Tiba-tiba, kehidupannya kini diganggu oleh kehadiran seorang gadis bernama Azura Anastasia.
Azura adalah anak dari sahabat ayahnya, yang telah dijodohkan dengan Samuel sejak mereka masih kecil. Isi dari surat wasiat dari Jonathan, sahabat ayahnya dan ayah dari Azura, menyatakan bahwa Azura menjadi tanggung jawab Samuel.
Surat wasiat itu ditulis atas dasar perjanjian ayahnya dengan ayah Azura. Surat wasiat itu juga menjadi sebuah pernyataan bahwa kini Samuel dan Azura resmi menyandang status sebagai tunangan satu sama lain. Sebab, memang itu yang tertulis “Setelah jasad saya dan istri saya dikuburkan, lakukan pertunangan antara Azura dan Samuel”.
Kedua orang tua Azura dibunuh oleh saingan bisnis mereka. Sebelum kematian orang tuanya, kakak sulung dari Azura juga terbunuh di suatu tragedi yang terjadi di dunia luar. Kini saatnya Samuel melindungi Azura dari ancaman bahaya yang mengintainya.
IV. Isi Resensi
a. Kelebihan Buku
Novel Samuel ini dituliskan Ita Kurniawati secara to the point. Maka itu, novel ini hanya memiliki total 260 halaman. Ita Kurniawati juga menuangkan imajinasinya sesuai dengan pandangan dirinya di usia remaja. Jadi, novel ini sangat cocok dibaca oleh para remaja.
Latar, kepribadian tokoh, dan cerita dalam novel Samuel ini sama dengan yang ada pada kehidupan nyata secara umum. Hal ini menjadikan para pembaca novel ini mudah untuk membayangkan kisah-kisah yang diceritakan, karena sudah mengetahuinya dari kehidupan nyata.
Ita Kurniawati menuliskan novel ini dengan gaya bahasa santai, yang sering digunakan pada kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, novel ini termasuk kategori buku yang ringan untuk dibaca.
Novel Samuel tidak hanya mengisahkan cerita cinta remaja pada umumnya, tapi juga mengangkat beberapa isu seperti trauma akan masa lalu, pelecehan, dan pembunuhan. Hal ini membuat novel ini menarik untuk dibaca, sekaligus mengandung pesan edukatif di baliknya.
b. Kekurangan Buku
Terdapat sejumlah kata kasar yang digunakan dalam novel ini, yang menjadikan novel ini perlu dibaca secara bijak dan mungkin tidak cocok untuk dibaca sebagian orang yang memang tidak suka kata-kata kasar seperti itu.
Dikarenakan Ita Kurniawati menuliskan cerita Novel Samuel ini secara to the point, terdapat beberapa adegan yang bisa dikulik dan diperjelas lagi informasinya secara lebih jauh.
Tulisan di buku fisik Novel Samuel dapat terbilang cukup kecil. Hal ini menjadi sedikit kendala dalam membaca novel ini.
V. Penutup
Suatu ketika, Azura bertemu dengan Raskal, ketua Geng Chayton yang merupakan musuh Samuel. Samuel yang melihat mereka bertemu dan bercengkrama langsung menghampiri mereka dan membawa Azura pergi. Setelah itu, Samuel memperingatkan Azura untuk tidak lagi bertemu dengan Raskal.
Namun, Raskal telah mengincar Azura. Ia mengatakan langsung kepada Samuel bahwa ia ingin Azura menjadi miliknya, sebagai “pengganti” Ellen. Memang pada masa lalu, Ellen adalah wanita yang pernah dijaga oleh Raskal bersama Samuel. Raskal mengatakan bahwa ia menginginkan Azura lebih dari sekali, yang kedua kali dengan mengancam bersama beberapa teman geng motornya.
Azura masih sempat bertemu dengan Raskal secara tidak sengaja. Meski telah diperingatkan oleh Samuel, dari pertemuan pertamanya dengan Raskal, Azura menilai Raskal sebagai orang yang baik, tidak jahat seperti yang dikatakan Samuel. Raskal memang memperlakukan Azura dengan baik dan tulus.
Setelah pertemuan tak sengaja dengan Raskal itu, Azura diantar pulang oleh Raskal. Lalu, suatu ketika Raskal yang kini mengetahui lokasi rumah Azura, berkunjung ke rumahnya. Raskal melihat sosok Azura mirip dengan Ellen. Jadi, ia senang berada di dekat Azura.
Pertengkaran demi pertengkaran terus terjadi di antara Samuel dan Azura. Namun, Samuel mulai merasakan perasaan yang tumbuh di dalam dirinya. Entah itu perasaan suka kepada Azura, atau perasaan takut untuk kehilangan orang sekitarnya lagi. Samuel selalu melindungi Azura dari bahaya.
Lama kelamaan, Samuel merasa hidupnya semakin berwarna dengan kehadiran Azura, walau seringkali dibuat kesal olehnya. Ia juga yakin bahwa perasaan suka kepada Azura juga terus bertumbuh, dan Samuel akan terus menjaga Azura atas dasar keinginannya sendiri.
Jangan salahkan dirimu sendiri atas kejadian buruk yang terjadi kepadamu atau kepada orang lain di sekitarmu. Sebab, kamu tidak bisa mengendalikan segala hal, dan kamu juga tidak pernah bisa mengetahui seluruh realita yang terjadi.
Jangan menutupi kebenaran, meski kebenaran itu akan merugikanmu. Sepandai apa pun menutupi kebenaran, kebenaran pasti akan terkuak pada akhirnya.
Hargai dan cintai segala yang kamu miliki saat ini, karena kamu tidak akan pernah tahu kapan milikmu itu akan hilang. Coba untuk berikan yang terbaik kepada semua orang terkasih di sekitarmu.
Komentar
Posting Komentar